Jurnal Ifan

Tempat menyimpan tutorial, coretan, maupun unek-unek. Mungkin lain kali bisa saya gunakan kembali ^_^

Bandung, Indonesia.
25
Nov 20

Install LibreOffice di Linux Debian/Ubuntu Based

install libreoffice


LibreOffice adalah sebuah aplikasi perkantoran sumber terbuka dan bebas (open source) yang dikembangkan oleh The Document Foundation. Rilis perdana pada 25 januari 2011, pada saat artikel ini ditulis, LibreOffice sudah menginjak versi 7.0 yang tentu lebih stabil dan fitur lebih lengkap. Layaknya Microsoft Office, LibreOffice ini menyediakan beberapa program untuk menunjang aktifitas perkantoran, seperti LibreOffice Write untuk mengolah kata (alternatif Microsoft Word), LibreOffice Calc untuk penyuntingan lembatang sebar (alternatif Microsoft Excel), LibreOffice Impress untuk membuat salindia presentasi (alternatif Microsoft Powerpoint), dan lainnya.


Tidak seperti Microsoft Office, LibreOffice ini gratis dan bebas digunakan tanpa membeli dahulu lisensi. Kelebihan lainnya, LibreOffice ini juga tersedia lintas sistem operasi, bisa digunakan di Windows, Linux, maupun MacOS.


LibreOffice menggunakan format berkas OpenDocument (ODF) sesuai standar ISO/EIC internasional sebagai format aslinya untuk menyimpan dokumen di seluruh aplikasinya (seperti pada para saudaranya dari OpenOffice.org). Format berkas OpenDocument sekarang juga didukung oleh semua paket aplikasi perkantoran utama (baik yang sumber terbuka maupun perorangan).


libre office 7


Baiklah, berikut ini langkah-langkah menginstall LibreOffice di Ubuntu ataupun Debian melalui PPA repository.


  1. Buka terminal
  2. Tambahkan repository libreOffice dengan mengetikan perintah berikut:
     $ sudo add-apt-repository ppa:libreoffice/ppa
  3. Refresh repository di system linux sobat:
     $ sudo apt-get update
  4. Install libreofficenya dengan menggunakan perintah:
     $ sudo apt-get install libreoffice

Nah itulah cara menginstall LibreOffice melalui terminal, sangat mudah bukan?. Jika masih kurang mengerti mari kita diskusikan di kolom komentar.

Komentar
Silakan login dahulu untuk memberikan komentar.